Macam-Macam Phobia yang Sering Dialami Banyak Orang

Macam-Macam Phobia yang Sering Dialami Banyak Orang

Phobia atau Fobia adalah rasa ketakutan yang berlebihan terhadap suatu benda atau takut terhadap situasi-situasi tertentu yang seringkali tidak beralasan serta tidak berdasar pada kenyataan. Istilah “phobia” berasal dari kata “phobi” yang artinya ketakutan atau kecemasan yang sifatnya tidak rasional; yang dirasakan dan dialami oleh sesorang. Fobia merupakan suatu gangguan yang ditandai oleh ketakutan yang menetap dan sangat tidak rasional terhadap suatu obyek atau situasi tertentu. Fobia juga bisa disebut sebagai penyakit jika penderitanya tidak segera disembuhkan karena akan sangat berpengaruh terhadap sikap dan mental penderita penyakit fobia tersebut.

Walaupun ada banyak jenis dan macam-macam phobia tetapi pada dasarnya phobia-phobia tersebut merupakan bagian dari 3 jenis fobia utama, yang menurut buku DSM-IV (Diagnostic and Statistical Manual for Mental Disorder IV) ketiga jenis phobia itu adalah :

  1. Phobia sederhana atau spesifik (fobia terhadap suatu obyek/keadaan tertentu) seperti pada binatang, tempat tertutup, ketinggian, dan lain lain. Fobia jenis pertama ini merupakan yang paling sering dialami oleh banyak orang.
  2. Phobia sosial (fobia terhadap pemaparan situasi sosial) seperti takut jadi pusat perhatian, orang seperti ini senang menghindari tempat-tempat ramai. Mereka yang mengalami fobia sosial biasanya disebut anti sosial atau suka menyendiri.
  3. Phobia kompleks (Phobia terhadap tempat atau situasi ramai dan terbuka misalnya di kendaraan umum/mall) orang seperti ini bisa saja takut keluar rumah. Mereka yang menderita fobia kompleks perlu disembuhkan. Karena mereka secara tidak sadar telah mengurung dirinya sendiri, sehingga mentalnya pun akan hilang.

Penyebab Sesorang Menderita Fobia

Fobia dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Secara umum phobia disebabkan karena pernah mengalami ketakutan yang sangat hebat atau terjadi karena pengalaman pribadi yang disertai perasaan malu atau bersalah yang semuanya kemudian ditekan kedalam alam bawah sadar. Peristiwa traumatis di masa kecil juga dianggap sebagai salah satu kemungkinan penyebab terjadinya phobia.

Lalu bagaimana menjelaskan tentang orang yang takut akan sesuatu walaupun tidak pernah mengalami trauma pada masa kecilnya? Martin Seligman di dalam teorinya yang dikenal dengan istilah biological preparedness mengatakan ketakutan yang menjangkiti tergantung dari relevansinya sang stimulus terhadap nenek moyang atau sejarah evolusi manusia, atau dengan kata lain ketakutan tersebut disebabkan oleh faktor keturunan. Misalnya, mereka yang takut kepada beruang, nenek moyangnya pada waktu masih hidup di dalam gua, pernah diterkam dan hampir dimakan beruang, tapi selamat, sehingga dapat menghasilkan kita sebagai keturunannya. Seligman berkata bahwa kita sudah disiapkan oleh sejarah evolusi kita untuk takut terhadap sesuatu yang dapat mengancam survival kita.

Pada penderita phobia yang sudah parah, gejala anxiety neurosa menyertai penderita tersebut. Penderita phobia ini akan terus menerus dalam terjebak dalam keadaan phobia walaupun tidak ada rangsangan yang spesifik. Selalu ada saja yang membuat ketakutannya muncul kembali dan tidak bisa menghilangkan ketakutan tersebut, misalnya penderita Agraphobia (takut pelecehan seksual), Thanatophobia (takut mati), dan lain sebagainya. Mereka berada di rumah tapi tetap dinaungi ketakutan yang luar biasa.

Banyak pakar kesehatan dan psikologis mengemukakan bahwa phobia sering disebabkan oleh faktor keturunan, lingkungan serta budaya. Perubahan-perubahan yang terjadi di berbagai hal sering tidak seiring dengan laju perubahan yang terjadi di masyarakat, seperti dinamika dan mobilisasi sosial yang sangat cepat naiknya, antara lain pengaruh pembangunan dalam segala bidang dan pengaruh modernisasi, globalisasi, serta kemajuan dalam era informasi. Dalam kenyataannya perubahan-perubahan ini masih terlalu sedikit menjamah anak-anak dan remaja. Seharusnya kualitas perubahan anak-anak melalui proses bertumbuh dan berkembangnya harus diperhatikan sejak dini khususnya ketika masih dalam periode pembentukan (formative period) tipe kepribadian dasar (basic personality type). Ini untuk memperoleh generasi penerus yang berkualitas yang cepat tanggap dalam menghadapi perubahan modernisasi sekarang ini.

Berbagai ciri kepribadian/karakterologis perlu mendapat perhatian khusus bagaimana lingkungan hidup memungkinkan terjadinya proses pertumbuhan yang baik dan bagaimana lingkungan hidup dengan sumber rangsangannya memberikan yang terbaik bagi perkembangan anak, khususnya dalam keluarga.

Berbagai hal yang berhubungan dengan tugas, kewajiban, peranan orang tua, meliputi tokoh ibu dan ayah terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, masih sering kabur, samar-samar. Sampai saat ini masih belum jelas mengenai ciri khusus pola asuh (rearing practice) yang ideal bagi anak. Seperti umur berapa seorang anak sebaiknya mulai diajarkan membaca, menulis, sesuai dengan kematangan secara umum dan tidak memaksakan. Tujuan mendidik, menumbuhkan dan memperkembangkan anak adalah agar ketika dewasa dapat menunjukan adanya gambaran dan kualitas kepribadian yang matang (mature, wel-integrated) dan produktif baik bagi dirinya, keluarga maupun seluruh masyarakat. Peranan dan tanggung jawab orang tua terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak adalah teramat penting.

Teknik yang Digunakan dalam Penyembuhan Penyakit Fobia

Pengobatan dan Terapi Menyembuhkan Penyakit Phobia

Ada beberapa teknik untuk menyembuhkan phobia diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Hypnotheraphy – Penderita phobia diberikan beberapa sugesti untuk menghilangkan phobia.
  2. Reframing – Penderita phobia disuruh membayangkan kembali masa lampau dimana permulaannya si penderita mengalami ketakutan pada suatu hal, lalu di tempat itu pula dibentuk suatu manusia baru (sikap dan mental baru) yang tidak takut lagi pada phobia-nya.
  3. Abreaksi – Si penderita phobia yang takut pada anjing diajak untuk melihat gambar atau film tentang anjing, bila sudah dirasa tenang dan dapat mengontrol emosinya baru kemudian dilanjutkan dengan melihat objek yang sesungguhnya dari jauh lalu mendekat secara perlahan-lahan. Bila tidak ada kecemasan yang berlebih maka dapat dilanjutkan dengan menyuruh penderita untuk memegang anjing dan bila phobia-nya hilang mereka akan dapat bermain-main dengan anjing.
  4. Desentisisasi Sistematis – Cara ini adalah tingkat lanjut dari abreaksi, namun lebih halus dibandingkan exposure treatment. Si penderita phobia yang takut akan anjing disuruh rileks dan membayangkan berada ditempat cagar alam yang indah dimana si penderita didatangi oleh anjing-anjing lucu dan jinak.
  5. Flooding: Exposure Treatment yang ekstrim. Cara penyembuhan penyakit fobia ini sangat ekstrim. Dimana penderita fobia dipaksa dihadapkan dengan ketakutannya. Misalkan, penderita phobia takut pada  anjing (cynophobia), dimasukkan ke dalam ruangan dengan beberapa ekor anjing jinak, sampai ia tidak ketakutan lagi.

 

Macam-Macam Phobia

Fobia sendiri memiliki banyak nama dan jenisnya. Berikut ini kami sebutkan sedikit penjelasan tentang macam-macam nama phobia serta penjelasannya.

[trx_popup top=”inherit” bottom=”inherit” left=”inherit” right=”inherit”]12234345[/trx_popup]

Achluophobia – Takut akan gelap/kegelapan.
Acousticophobia – Takut akan suara.
Acrophobia – Takut akan ketinggian.
Aerophobia – Takut meneguk, menelan udara,atau material beracun yang ada di udara.

Aeroacrophobia – Takut akan tempat tinggi yang terbuka.
Aeronausiphobia – Takut akan muntah atau mabuk udara.
Agateophobia – Takut akan kegilaan.
Agliophobia – Takut akan rasa sakit.
Agoraphobia – Takut pada tempat terbuka, takut di kerumunan orang, tempat umum seperti pasar. Takut untuk meninggalkan tempat yang aman.
Agraphobia – Takut akan pelecehan seksual.
Agrizoophobia – Takut aklan binatang liar.
Agyrophobia – Takut pada jalan atau menyebrang jalan.
Aichmophobia – Takut pada jarum atau benda benda yang mempunyai ujung.
Ailurophobia – Takut pada kucing.
Albuminurophobia – Takut akan penyakit ginjal.
Alektorophobia – Takut pada ayam.
Algophobia – Takut pada rasa sakit.
Alliumphobia – Takut pada bawang putih.
Allodoxaphobia – Takut akan pendapat orang.
Altophobia – Takut akan ketinggian.
Amathophobia – Takut akan debu.

Amaxophobia – Takut mengendarai mobil.
Ambulophobia – Takut berjalan.
Amnesiphobia – Takut amnesia.
Amychophobia – Takut pada goresan atau takut tergores.
Anablephobia – Takut melihat ke atas.
Ancraophobia – Takut pada angin. (Anemophobia)
Androphobia – Takut pada laki-laki.
Anemophobia – Takut pada angin.(Ancraophobia)
Anginophobia – Takut radang tenggorokan, tersedak.
Anglophobia – Takut pada negara dan kebudayaan inggris, dll.
Angrophobia – Takut pada kemarahan atau takut marah.
Ankylophobia – Takut sikap tak bergerak suatu sambungan.
Anthrophobia or Anthophobia – Takut pada bunga.
Anthropophobia – Takut pada orang atau masyarakat.
Antlophobia – Takut akan banjir.
Anuptaphobia – Takut hidup sendiri.
Apeirophobia – Takut akan sesuatu yang tak berakhir.
Aphenphosmphobia – Takut disentuh. (Haphephobia)
Apiphobia – Takut pada lebah.
Apotemnophobia – Takut kepada orang yang diamputasi.
Arachibutyrophobia – Takut pada selai kacang yang menempel pada langit-langit mulut.
Arachnephobia or Arachnophobia – Takut pada laba-laba.
Arithmophobia – Takut pada angka.
Arrhenphobia – Takut pada laki-laki.
Arsonphobia – Takut pada api.
Asthenophobia – Takut pingsan dan takut lemah.
Astraphobia or Astrapophobia – Takut pada guntur dan kilat.(Ceraunophobia, Keraunophobia)
Astrophobia – Takut pada bintang-bintang atau hal yang berhubungan dengan angkasa.
Asymmetriphobia – Takut pada benda-benda asimetris.
Ataxiophobia – Takut akan ataxia. (diskoordinasi otot)
Ataxophobia – Takut akan ketidakteraturan atau ketidakrapihan.
Atelophobia – Takut akan ketidaksempurnaan.
Atephobia – Takut akan runtuh atau reruntuhan.
Athazagoraphobia – Takut dilupakan atau diabaikan atau terlupakan.
Atomosophobia – Takut akan ledakan atom.
Atychiphobia – Takut akan kegagalan.
Aulophobia – Takut akan seruling.
Aurophobia – Takut pada emas.
Auroraphobia – Takut akan cahaya di utara.
Autodysomophobia – Takut pada orang yang berbau tidak sedap.
Automatonophobia – Takut pada boneka yang berbicara melalui suara perut , makhluk-makhluk animasi, patung lilin – segala sesuatu yang secara memberikan sensasi hidup
Automysophobia – Takut kotor.
Autophobia – Takut ditinggal sendiri atau menyendiri.
Aviophobia or Aviatophobia – Takut terbang.

Bacillophobia – Takut pada mikroba.
Bacteriophobia – Takut pada bacteria.
Ballistophobia – Takut pada peluru dan peluru kendali.
Bolshephobia – Takut pada Bolsheviks.
Barophobia – Takut pada gravitasi.
Basophobia or Basiphobia – ketidakmampuan untuk berdiri. Takut untuk berjalan atau jatuh.
Bathmophobia – Takut akan tangga atau tempat sempit.
Bathophobia – Takut kedalaman.
Batophobia – Takut ketinggian atau dekat dengan bangunan tinggi.
Batrachophobia – Takut pada binatang amphibi, seperti katak, kadal air, salamander, dll.
Belonephobia – Takut pada peniti dan jarum. (Aichmophobia)
Bibliophobia – Takut pada buku.
Blennophobia – Takut pada lumpur/kotoran.
Bogyphobia – Takut pada bogey atau bogeyman.
Botanophobia – Takut pada tanaman.
Bromidrosiphobia or Bromidrophobia – Takut pada bau badan.
Brontophobia – Takut pada guntur dan petir.
Bufonophobia – Takut pada kodok.

Cacophobia – Takut akan keburukan.
Cainophobia or Cainotophobia – Takut pada hal yang baru, kesenangan baru.
Caligynephobia – Takut pada wanita cantik.
Cancerophobia or Carcinophobia – Takut kanker.
Cardiophobia – Takut pada hati/jantung.
Carnophobia – Takut pada daging.
Catagelophobia – Takut ditertawakan.
Catapedaphobia – Takut melompat dari tempat tinggi dan tempat rendah.
Cathisophobia – Takut untuk duduk.
Catoptrophobia – Takut akan cermin.
Cenophobia or Centophobia – Takut pada hal atau ide baru.
Ceraunophobia or Keraunophobia – Takut pada guntur dan petir.(Astraphobia, Astrapophobia)
Chaetophobia – Takut pada rambut.
Cheimaphobia or Cheimatophobia – Takut pada hawa dingin.(Frigophobia, Psychophobia)
Chemophobia – Takut pada bahan kimia atau bekerja dengan bahan kimia.
Cherophobia – Takut pada keriangan/kegembiraan.
Chionophobia – Takut pada salju.
Chiraptophobia – Takut disentuh.
Chirophobia – Takut pada tangan.
Cholerophobia – Takut marah atau takut pada kolera.
Chorophobia – Takut menari.
Chrometophobia or Chrematophobia – Takut pada uang.
Chromophobia or Chromatophobia – Takut pada warna.
Chronophobia – Takut pada waktu.
Chronomentrophobia – Takut pada jam.
Cibophobia – Takut pada makanan.(Sitophobia, Sitiophobia)
Claustrophobia – Takut pada ruang terbatas.
Cleithrophobia or Cleisiophobia – Takut terkunci di tempat tertutup.
Cleptophobia – Takut kecurian.
Climacophobia – Takut pada tangga, mamanjat, atau takut jatuh dari tangga.
Clinophobia – Takut untuk tidur.
Clithrophobia or Cleithrophobia – Takut untuk disertakan.
Cnidophobia – Takut pada sengatan.
Cometophobia – Takut pada komet.
Coimetrophobia – Takut pada kuburan.
Coitophobia – Takut unutk bersetubuh.
Contreltophobia – Takut akan pelecehan seksual.
Coprastasophobia – Takut akan sembelit.
Coprophobia – Takut pada kotoran/tinja.
Consecotaleophobia – Takut pada sumpit.
Coulrophobia – Takut pada badut.
Counterphobia – Preferensi para phobia untuk situasi yang menakutkan.
Cremnophobia – Takut pada situasi berbahaya.
Cryophobia – Takut pada dingin yang ekstrim, es atau beku.
Crystallophobia – Takut pada kristal atau kaca.
Cyberphobia – Takut pada komputer atau bekerja menggunakan komputer.
Cyclophobia – Takut pada sepeda roda dua.
Cymophobia or Kymophobia – Takut pada ombak atau gerkan menyerupai ombak.
Cynophobia – Takut apada anjing atau rabies.
Cypridophobia or Cypriphobia or Cyprianophobia or Cyprinophobia – Takut pada wanita tuna susila or penularan penyakit melalui hubungan intim.

Decidophobia – Takut untuk mengambil keputusan.
Defecaloesiophobia – Takut akan pergerakan isi perut yang menyakitkan.
Deipnophobia – Takut akan makan malam dan obrolan pada saat makan malam.
Dementophobia – Takut akan kegilaan.
Demonophobia or Daemonophobia – Takut pada iblis.
Demophobia – Takut pada kerumunan orang. (Agoraphobia)
Dendrophobia – Takut pada pohon.
Dentophobia – Takut pada doktor gigi.
Dermatophobia – Takut pada luka kulit.
Dermatosiophobia or Dermatophobia or Dermatopathophobia – Takut pada penyakit kulit.
Dextrophobia – Takut pada benda yang ada di sebelah kanan badan.
Diabetophobia – Takut pada diabetes.
Didaskaleinophobia – Takut pergi ke sekolah.
Dikephobia – Takut akan keadilan.
Dinophobia – Takut akan kepeningan/kepusinngan atau whirlpool.
Diplophobia – Takut akan penglihatan ganda.
Dipsophobia – Takut pada minuman.
Dishabiliophobia – Takut membuka baju didepan seseorang.
Domatophobia – Takut pada rumah atau berada di dalam rumah.(Eicophobia, Oikophobia)
Doraphobia – Takut pada bulu, atau bulu binatang.
Doxophobia – Takut mengemukakan pendapat atau menerima pujian.
Dromophobia – Takut menyebrang jalan.
Dutchphobia – Takut pada orang belanda.
Dysmorphophobia – Takut pada kelainan bentuk/bentuk yang cacat.
Dystychiphobia – Takut pada kecelakaan.

Ecclesiophobia – Takut pada gereja.
Ecophobia – Takut pada kampung halaman/rumah sendiri.
Eicophobia – Takut pada lingkungan sekitar rumah.(Domatophobia, Oikophobia)
Eisoptrophobia – Takut pada cermin atau melihat diri sendiri pada cermin.
Electrophobia – Takut pada listrik.
Eleutherophobia – Takut akan kebebasan.
Elurophobia – Takut pada kucing. (Ailurophobia)
Emetophobia – Takut muntah/ muntahan.
Enetophobia – Takut pada peniti.
Enochlophobia – Takut pada kerumunan orang.
Enosiophobia or Enissophobia – Takut mengalami dosa tak termaafkana atau takut kecaman.
Entomophobia – Takut pada serangga.
Eosophobia – Takut pada senja atau subuh.
Ephebiphobia – Takut pada anak muda.
Epistaxiophobia – Takut pada hidung berdarah.
Epistemophobia – Talut pada ilmu pengetahuan.
Equinophobia – Takut pada kuda.
Eremophobia – Takut sendirian atau ditinggal sendirian.
Ereuthrophobia – Takut muka memerah.
Ergasiophobia – 1) Takut pada pekerjaan. 2) ahli bedah : Takut untuk mengoperasi.
Ergophobia – Takut unutk bekerja.
Erotophobia – Takut pada cinta seksual atau pertanyaan seksual.
Euphobia – Takut mendengarkan kabar baik.
Eurotophobia – Takut pada alat kelamin wanita.
Erythrophobia or Erytophobia or Ereuthophobia – 1) Takut pada lampu merah. 2) memerah. 3) warna merah.

Febriphobia or Fibriphobia or Fibriophobia – Takut akan demam.
Felinophobia – Takut pada kucing. (Ailurophobia, Elurophobia, Galeophobia, Gatophobia)
Francophobia – Takut pada negara dan kebudayaan perancis. (Gallophobia, Galiophobia)
Frigophobia – Takut dingin atau benda-benda yang dingin.(Cheimaphobia, Cheimatophobia, Psychrophobia)

Galeophobia or Gatophobia – Takut pada Kucing.
Gallophobia or Galiophobia – Takut pada negara dan kebudayaan perancis. (Francophobia)
Gamophobia – Takut akan pernikahan.
Geliophobia – Takut tertawa.
Geniophobia – Takut pada dagu.
Genophobia – Takut pada sex.
Genuphobia – Takut pada lutut.
Gephyrophobia or Gephydrophobia or Gephysrophobia – Takut melewati jembatan.
Germanophobia – Takut pada bangsa dan kebudayaan jerman.
Gerascophobia – Takut menjadi tua.
Gerontophobia – Takut pada orang tua/lanjut usia dan takut menjadi tua.
Geumaphobia or Geumophobia – Takut pada cita rasa/selera.
Glossophobia – Takut berbicara di depan umum, atau takut mencoba untuk berbicara.
Gnosiophobia – Takut pada ilmu pengetahuan.
Graphophobia – Takut unutk menulis atau takut pada tulisan tangan.
Gymnophobia – Takut pada kedaan telanjang.
Gynephobia or Gynophobia – Takut pada wanita.

Hadephobia – Takut neraka.
Hagiophobia – Takut pada orang suci dan segala sesuatu yang suci.
Hamartophobia – Takut berbuat dosa.
Haphephobia or Haptephobia – Takut disentuh.
Harpaxophobia – Takut dirampok.
Hedonophobia – Takut melakukan/mendapat kesenangan.
Heliophobia – Takut pada matahari.
Hellenologophobia – Takut pada istilah-istilah yunani atau terminologi ilmu pengetahuan yang kompleks.
Helminthophobia – Takut dikerubuti oleh cacing.
Hemophobia or Hemaphobia or Hematophobia – Takut pada darah.
Heresyphobia or Hereiophobia – Takut akan tantangan pada ajaran resmi atau penyimpangan radikal.
Herpetophobia – Takut pada reptil atau binatang merayap yang mengerikan.
Heterophobia – Takut pada lawan jenis. (Sexophobia)
Hexakosioihexekontahexaphobia – Takut pada nomor 666.
Hierophobia – Takut pada pendeta atau hal-hal keramat.
Hippophobia – Takut pada kuda.
Hippopotomonstrosesquippedaliophobia – Takut pada kata-kata panjang.
Hobophobia – Takut pada gelandangan dan pengemis.
Hodophobia – Takut untuk melakukan perjalanan darat.
Hormephobia – Takut pada goncangan/getaran.
Homichlophobia – Takut pada kabut.
Homilophobia – Takut pada khotbah/nasehat.
Hominophobia – Takut pada laki-laki.
Homophobia – Takut pada kesamaan, monotony atau homoseksual atau menjadi homoseks.
Hoplophobia – Takut pada senjata api.
Hydrargyophobia – Takut pada obat-obatan yang mengandung merkuri.
Hydrophobia – Takut pada air atau rabies.
Hydrophobophobia – Takut pada rabies.
Hyelophobia or Hyalophobia – Takut pada kaca.
Hygrophobia – Takut pada benda cair, kelembabpan.
Hylephobia – Takut akan materialisme atau takut akan epilepsi
Hylophobia – Takut pada hutan.
Hypengyophobia or Hypegiaphobia – Takut untuk melakukan tanggung jawab.
Hypnophobia – Takut untuk tidur atau Takut dihipnotis.
Hypsiphobia – Takut pada ketinggian.

Iatrophobia – Takut pergi ke doktor atau takut pada doktor.
Ichthyophobia – Takut pada ikan.
Ideophobia – Takut pada ide-ide.
Illyngophobia – Takut vertigo atau merasa pusing jika melihat ke bawah.
Iophobia – Takut pada racun.
Insectophobia – Takut pada serangga.
Isolophobia – Takut diasingkan, atau sendirian.
Isopterophobia – Takut pada rayap, serangga yang memakan kayu.
Ithyphallophobia – Takut untuk melihat, memikirkan atau mengalami ereksi.

Japanophobia – Takut pada orang jepang.
Judeophobia – Takut pada orang yahudi.

Kainolophobia or Kainophobia – Takut akan sesuatu yang baru,ide baru.
Kakorrhaphiophobia – Takut akan kegagalan atau dikalahkan.
Katagelophobia – Takut ditertawakan.
Kathisophobia – Takut untuk duduk.
Kenophobia – Takut pada kekosongan atau tempat yang kosong.
Keraunophobia or Ceraunophobia – Takut pada guntur dan petir.(Astraphobia, Astrapophobia)
Kinetophobia or Kinesophobia – Takut pada gerakan.
Kleptophobia – Takut kecurian/mencuri.
Koinoniphobia – Takut pada ruangan.
Kolpophobia – Takut pada alat kelamin, khusunya alat kelamin wanita.
Kopophobia – Takut kelelahan/kepenatan.
Koniophobia – Takut pada debu. (Amathophobia)
Kosmikophobia – Takut pada fenomena luar angkasa.
Kymophobia – Takut pada ombak.gelombang. (Cymophobia)
Kynophobia – Takut rabies.
Kyphophobia – Takut unutk berhenti.

Lachanophobia – Takut pada sayuran.
Laliophobia or Lalophobia – Takut untuk berbicara.
Leprophobia or Lepraphobia – Takut pada penyakit kusta.
Leukophobia – Takut pada warna putih.
Levophobia – Takut pada sesuatu di sebelah kiri tubuh.
Ligyrophobia – Takut pada suara keras/kencang.
Lilapsophobia-Takut pada topan dan angin puyuh.
Limnophobia – Takut pada danau.
Linonophobia – Takut pada tali.
Liticaphobia – Takut pada tuntutan hukum.
Lockiophobia – Takut pada kelahiran anak.
Logizomechanophobia – Takut pada komputer.
Logophobia – Takut pada kata-kata.
Luiphobia – Takut pada shipilis.
Lutraphobia – Takut pada berang-berang.
Lygophobia – Takut pada kegelapan/takut gelap.
Lyssophobia – Takut pada rabies atau menjadi gila.

Macrophobia – Takut akan menunggu lama.
Mageirocophobia – Takut untuk memasak.
Maieusiophobia – Takut pada kelahiran anak.
Malaxophobia – Takut pada permainan cinta. (Sarmassophobia)
Maniaphobia – Takut pada kegilaan.
Mastigophobia – Takut pada hukuman.
Mechanophobia – Takut pada mesin.
Medomalacuphobia – Takut kehilangan ereksi.
Medorthophobia – Takut pada ereksi penis.
Megalophobia – Takut pada benda-benda yang besar.
Melissophobia – Takut pada lebah.
Melanophobia – Takut pada warna hitam.
Melophobia – Takut atau benci musik.
Meningitophobia – Takut pada penyakit otak.
Menophobia – Takut pada mentruasi.
Merinthophobia – Takut terikat atau diikat.
Metallophobia – Takut pada logam.
Metathesiophobia – Takut pada perubahan.
Meteorophobia – Takut pada meteor.
Methyphobia – Takut pada alkohol.
Metrophobia – Takut atau benci pada puisi.
Microbiophobia – Takut pada mikroba. (Bacillophobia)
Microphobia – Takut pada benda-benda kecil.
Misophobia or Mysophobia – Takut terkontaminasi kotoran atau kuman.
Mnemophobia – Takut pada kenangan.
Molysmophobia or Molysomophobia – tajut pada kotoran atau kontaminasi.
Monophobia – Takut pada pengasingan atau diasingkan.
Monopathophobia – Takut pada penyakit tertentu/nyata.
Motorphobia – Takut pada kendaraan bermotor.
Mottephobia – Takut pada ngengat.
Musophobia or Muriphobia – Takut pada tikus.
Mycophobia – Takut atau keseganan pada jamur.
Mycrophobia – Takut akan benda-benda yang kecil.
Myctophobia – Takut gelap/kegelapan.
Myrmecophobia – Takut pada semut.
Mythophobia – Takut pada mitos atau cerita atau pernyataan salah.
Myxophobia – Takut pada kotoran. (Blennophobia)

Nebulaphobia – Takut pada anjing. (Homichlophobia)
Necrophobia – Takut mati atau benda/sesuatu yang mati.
Nelophobia – Takut pada kaca.
Neopharmaphobia – Takut pada obat-obatan baru.
Neophobia – Takut pada segala sesuatu yang baru.
Nephophobia – Takut pada awan.
Noctiphobia – Takut pada malam.
Nomatophobia – Takut pada nama.
Nosocomephobia – Takut pada rumah sakit.
Nosophobia or Nosemaphobia – Takut sakit.
Nostophobia – Takut untuk kembali ke rumah.
Novercaphobia – Takut pada ibu tiri.
Nucleomituphobia – Takut pada senjata nuklir.
Nudophobia – Takut telanjang.
Numerophobia – Takut pada angka.
Nyctohylophobia – Takut pada hutan yang gelap atau hutan pada malam hari
Nyctophobia – Takut pada kegelapan atau takut pada malam hari.

Obesophobia – Takut bertambah berat badan. (Pocrescophobia)
Ochlophobia – Takut pada kerumunan atau gerombolan orang banyak.
Ochophobia – Takut pada kendaraan.
Octophobia – Takut pada angka 8.
Odontophobia – Takut pada gigi atau preasi gigi.
Odynophobia or Odynephobia – Takut sakit/kesakitan. (Algophobia)
Oenophobia – Takut pada wine.
Oikophobia – Takut pada lingkungan rumah, rumah.(Domatophobia, Eicophobia)
Olfactophobia – Takut pada bau-bauan.
Ombrophobia – Takut pada hujan atau takut kehujanan.
Ommetaphobia or Ommatophobia – Takut pada mata.
Oneirophobia – Takut pada mimpi.
Oneirogmophobia – Takut mimpi basah.
Onomatophobia – Takut mendengarkan kata atau nama tertentu.
Ophidiophobia – Takut pada ular. (Snakephobia)
Ophthalmophobia – Takut ditatap orang lain.
Opiophobia – Takut pada pengalaman doktor pengobatan menulis resep unutk penyakit pasiennya
Optophobia – Takut pada mata yang terbuka sebelah.
Ornithophobia – Takut pada burung.
Orthophobia – Takut pada lahan/properti.
Osmophobia or Osphresiophobia – Takut pada bau yang tak sedap.
Ostraconophobia – Takut pada kerang.
Ouranophobia or Uranophobia – Takut pada surga.

Pagophobia – Takut pada es atau beku.
Panthophobia – Takut pada penderitaan dan penyakit.
Panophobia or Pantophobia – Takut pada segala hal.
Papaphobia – Takut pada Paus(pimpinan tertinggi katholik roma).
Papyrophobia – Taut pada kertas.
Paralipophobia – Takut untuk mengabaikan tugas dan bertanggung jawab.
Paraphobia – Takut pada perbuatan seks tak wajar.
Parasitophobia – Takut pada parasit.
Paraskavedekatriaphobia – Takut pada hari jumat tanggal 13.
Parthenophobia – Takut pada perawan atau wanita muda.
Pathophobia – Takut pada penyakit.
Patroiophobia – Takut pada keturunan/hal yang baka/abadi.
Parturiphobia – Takut pada kelahiran anak.
Peccatophobia – Takut berdosa atau membayangkan kejahatan.
Pediculophobia – Takut pada kutu.
Pediophobia – Takut pada boneka.
Pedophobia – Takut pada anak-anak.
Peladophobia – Takut pada orang botak/plontos/gundul.
Pellagrophobia – Takut pada penyakit yang disebabkan oleh makanan.
Peniaphobia – Takut pada kemiskinan.
Pentheraphobia – Takut apda ibu mertua. (Novercaphobia)
Phagophobia – Takut untuk menelan,makan atau takut dimakan.
Phalacrophobia – Takut menjadi botak.
Phallophobia – Takut pada penis, terutama yang ereksi.
Pharmacophobia – Takut untuk menjalankan pengobatan.
Phasmophobia – Takut pada hantu.
Phengophobia – Takut pada siang hari atau sinar matahari.
Philemaphobia or Philematophobia – Takut berciuman.
Philophobia – Takut jatuh cinta atau dicintai.
Philosophobia – Takut pada filosofi.
Phobophobia – Takut pada phobia.
Photoaugliaphobia – Takut pada cahaya terang.
Photophobia – Takut pada cahaya.
Phonophobia – Takut pada suara,atau suarnya sendiri di telepon.
Phronemophobia – Takut unutk berfikir.
Phthiriophobia – Takut pada kutu. (Pediculophobia)
Phthisiophobia – Takut pada TBC.
Placophobia – Takut pada batu nisan.
Plutophobia – Takut kaya/menjadi kaya/kekayaan.
Pluviophobia – Takut hujan atau kehujanan.
Pneumatiphobia – Takut pada roh.
Pnigophobia or Pnigerophobia – Takut tersedak atau takut tercekik.
Pocrescophobia – Takut bertambah berat badan. (Obesophobia)
Pogonophobia – Takut pada jenggot.
Poliosophobia – Takut penyakit lumpuh.
Politicophobia – Takut atau ketidaksukaan berlebih terhadap politisi.
Polyphobia – Takut akan banyak hal.
Poinephobia – Takut akan hukuman.
Ponophobia – Takut terlalu banyak kerja atau kesakitan.
Porphyrophobia – Takut pada warna ungu.
Potamophobia – Takut pada sungai atau air mengalir.
Potophobia – Takut pada alkohol.
Pharmacophobia – Taku pada obat-obatan.
Proctophobia – Takut pada rectums.
Prosophobia – Takut pada perkembangan.
Psellismophobia – Takut berbicara gagap.
Psychophobia – Takut pada pikiran.
Psychrophobia – Takut pada dingin.
Pteromerhanophobia – Takut terbang.
Pteronophobia – Takut dikelitik bulu.
Pupaphobia – Takut pada boneka/wayang .
Pyrexiophobia – Takut pada demam.
Pyrophobia – Takut pada api.

Radiophobia – Takut pada radiasi, sinar x.
Ranidaphobia – Takut pada katak.
Rectophobia – Takut pada rectum atau penyakit dubur.
Rhabdophobia – Takut akan dihukum berat atau dipukul dengan balok, atau dikecam keras. juga takut pada hal magis. (tongkat sihir)
Rhypophobia – Takut buang air besar.
Rhytiphobia – Takut mendapat kerutan.
Rupophobia – Takut pada debu.
Russophobia – Takut pada orang rusia.

Samhainophobia: Takut pada Halloween.
Sarmassophobia – Takut pada permainan cinta. (Malaxophobia)
Satanophobia – Takut pada setan.
Scabiophobia – Takut pada kudis.
Scatophobia – Takut pada masalah feses.
Scelerophibia – Takut pada orang jahat atau perampok.
Sciophobia Sciaphobia – Takut pada bayangan.
Scoleciphobia – Takut pada cacing.
Scolionophobia – Takut sekolah.
Scopophobia or Scoptophobia – Takut dilihat atau ditatap orang.
Scotomaphobia – Takut kebutaan visual.
Scotophobia – Takut pada keggelapan. (Achluophobia)
Scriptophobia – Takut menunggu di tempat umum.
Selachophobia – Takut pada hiu.
Selaphobia – Takut pada kilasan cahaya
Selenophobia – Takut pada bulan.
Seplophobia – Takut pada benda membusuk.
Sesquipedalophobia – Takut pada kata-kata panjang.
Sexophobia – Takut pada lawan jenis. (Heterophobia)
Siderodromophobia – Takut pada kereta, rel kereta api atau berpergian dengan kereta api.
Siderophobia – Talut pada bintang-bintang di langit.
Sinistrophobia – Takut pada benda di sebelah kiri.atau kidal
Sinophobia – Takut pada bangsa dan kebudayaan cina.
Sitophobia or Sitiophobia – Taut pada makanan atau takut makan. (Cibophobia)
Snakephobia – Taut pada ular. (Ophidiophobia)
Soceraphobia-Takut pada orang tua angkat.
Social Phobia – Takut dievaluasi negatif dalam lingkungan sosial.
Sociophobia – Takut pada masyarakat atau orang secara umum.
Somniphobia – Takut tidur.
Sophophobia – Takut untuk bersandar.
Soteriophobia – Takut bergantung pada orang lain.
Spacephobia – Takut pada angkasa luar.
Spectrophobia – Takut pada hantu.
Spermatophobia or Spermophobia – Takut pada kuman.
Spheksophobia – Takut pada ngengat.
Stasibasiphobia or Stasiphobia – Takut unutk berdiri atau berjalan. (Ambulophobia)
Staurophobia – Takut pada salib dan takut disalibkan.
Stenophobia – Takut pada benda atau tempat sempit.
Stygiophobia or Stigiophobia – Takut pada neraka.
Suriphobia – Takut pada tikus.
Symbolophobia – Takut pada simbolisme.
Symmetrophobia – Takut pada benda simetris.
Syngenesophobia – Takut pada orang dekat/keluarga.
Syphilophobia – Takut pada syphilis.

Tachophobia – Takut pada kecepatan.
Taeniophobia or Teniophobia – Takut pada cacing pita.
Taphephobia Taphophobia – Tajut dikubur hidup-hidup atau takut kuburan.
Tapinophobia – Takut menular.
Taurophobia – Takut pada banteng.
Technophobia – Takut pada teknologi.
Teleophobia – 1) Takut pada rencana tertentu. 2) takut acara keagamaan.
Telephonophobia – Takut pada telepon.
Teratophobia – tkut melahirkan anak yang buruk atau takut pada monster atau takut orang berpenampilan buruk.
Testophobia – Takut untuk menjalani test.
Tetanophobia – Takut kejang mulut atau takut tetanus.
Teutophobia – Takut segala sesuatu tetang jerman.
Textophobia – Takut pada bahan kain tertentu.
Thaasophobia – Takut unutk duduk.
Thalassophobia – Takut pada lautan.
Thanatophobia or Thantophobia – Takut mati atau sekarat.
Theatrophobia – Takut pada teater/bioskop.
Theologicophobia – Taut pada teology.
Theophobia – Takut pada tuhan atau suatu agama.
Thermophobia – Takut kepanasan.
Tocophobia – Takut pada kehamilan dan kelahiran anak.
Tomophobia – Takut dioperasi.
Tonitrophobia – Takut akan guntur.
Topophobia – Takut pada tempat atau situasi tertentu, seperti pentas horor.
Toxiphobia or Toxophobia or Toxicophobia – Takut pada racun atau tidak sengaja keracunan.
Traumatophobia – Takut akan cedera.
Tremophobia – Takut menggigil.
Trichinophobia – Takut akan penyakit yang diakibatkan oleh cacing pita babi.
Trichopathophobia or Trichophobia – Takut pada rambut. (Chaetophobia, Hypertrichophobia)
Triskaidekaphobia – Takut pada angka 13.
Tropophobia – Takut untuk bergerak maju atau untuk berubah.
Trypanophobia – Takut disuntik.
Tuberculophobia – Takut TBC.
Tyrannophobia – Takut pada tirani.

Uranophobia or Ouranophobia – Takut pada surga.
Urophobia – Takut pada urine.

Vaccinophobia – Takut pada vaksinaasi.
Venustraphobia – Takut pada wanita cantik.
Verbophobia – Takut pada kata-kata.
Verminophobia – Takut pada kuman.
Vestiphobia – Takut pada pakaian.
Virginitiphobia – Takut diperkosa.
Vitricophobia – Takut pada ayah angkat.

Walloonphobia – Takut pada Walloons.
Wiccaphobia – Takut pada penyihir dan hal berbau sihir.

Xanthophobia – Takut pada warna kuning atau kata “kuning”.
Xenoglossophobia – Takut akan bahasa asing.
Xenophobia – Takut pada orang tak dikenal atau orang asing.
Xerophobia – Takut akan kekeringan.
Xylophobia – 1) Takut pada objek dari kayu. 2) hutan.
Xyrophobia – Takut pada pisau cukur.

Zelophobia – Takut cemburu.
Zeusophobia – Takut pada tuhan atau dewa.
Zemmiphobia – Takut pada tahi lalat besar.
Zoophobia – Takut pada binatang.

 

 

Artikel Lainnya:

Komentar

komentar

Berpengalaman sejak tahun 2008 telah membuat kami benar-benar paham akan manfaat teknologi Gelombang Otak (Brainwave) untuk meningkatkan kemampuan diri dan mengatasi beberapa masalah. Dengan kemajuan teknologi dan penelitian ilmiah menemukan bahwa suara gelombang dalam frekuensi tertentu dapat menstimulasi otak - Brainwave Entrainment

1 Comment

Leave a Reply